Melirik Cara Terbaru Dalam Menjamin Makanan Yang Aman Bagi Kita Semua

Post Image
  • 3 bulan lalu

Anda yang berkecimpung di industri pangan dan peduli terhadap jaminan produk pangan yang aman bagi konsumen, mungkin sudah mendengar kabar tentang diperbaharuinya salah satu standar keamanan pangan internasional di bulan ini.  Kalau pun belum, tidak apa-apa.  Saya akan share infonya di bawah ini.

"Wah, ada standar keamanan pangan yang baru diupdate lagi? Sepertinya sering sekali ya.."

Betul.  Memang jika Anda perhatikan, selama beberapa beberapa belas tahun terakhir ini, banyak orang yang semakin peduli dengan keamanan pangan.  Ini terbukti dengan semakin banyaknya standar keamanan pangan internasional yang bermunculan.  Bukan hanya muncul, tetapi juga selalu diperbaharui.

Salah satunya adalah FSSC.  Buat Anda yang belum tahu, standar FSSC (Food Safety System Certification) versi terbaru sudah diterbitkan pada 3 Juni 2019 yang lalu.  Versi terbarunya ini adalah versi 5, menggantikan versi 4.1 yang sebelumnya.

Nah, apa yang berubah dalam versi yang terbaru ini?

Sebelum Anda lanjut baca tulisan ini sampai selesai, saya asumsikan Anda sudah memiliki pemahaman yang cukup mengenai apa itu FSSC.  Tetapi, jika ternyata belum, jangan khawatir, di bawah ini saya akan cerita sedikit tentang FSSC (Jika Anda sudah paham, boleh langsung lanjut lompat ke bagian berikutnya)

Apa Itu FSSC?

Bagi Anda yang belum familiar, FSSC (Food Safety System Certification) adalah sebuah skema sertifikasi sistem keamanan pangan.  Maksudnya bagaimana?  FSSC merupakan salah satu standar (dari sekian banyak standar sistem manajemen yang berlaku secara internasional) untuk menjamin makanan keamanan pangan.

Jadi, kalau Anda membeli produk makanan dari perusahaan yang sudah menerapkan aturan dari standar FSSC ini, dan perusahaan tersebut sudah disertifikasi FSSC, bisa dikatakan Anda akan aman jika mengonsumsi makanan tersebut.

Melihat dari isi persyaratan yang harus diterapkan dalam skema ini, FSSC sendiri merupakan gabungan dari beberapa standar yaitu (1) Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000 dan (2) PRP atau Prerequisite Program, lalu ditambah dengan beberapa (3) Additional Requirement.

Sejak diterbitkan sampai saat ini, FSSC sudah mengalami beberapa revisi, sampai revisi yang terakhir yaitu versi 5 di tahun 2019 ini.

Perubahan Dari FSSC Versi 4.1 ke Versi 5

Sekedar info, yang mau saya share di sini adalah hasil saya melirik diskusi teman-teman dari tim konsultan di FSQ (Food Safety-Quality Center of Excellence) berkumpul untuk mengupas standar FSSC terbaru ini dan membandingkan dengan versi sebelumnya.

Sebenarnya mereka berencana menyampaikan hasil diskusi tersebut secara lebih detil ke industri-industri pangan dalam sebuah forum di tanggal 3 Juli 2019 nanti.

Mereka juga mempersilakan jika Anda memiliki rekan di industri pangan yang ingin mendapat info lebih detil mengenai perubahan standar ini, Anda boleh share link berikut ini http://bit.ly/FSSCv5Highlight agar mereka mendapat free invitation (terbatas hanya bagi 30 orang dari 30 industri pangan).

Namun, karena saat ini mereka masih menyiapkan materinya untuk Anda, sambil menunggu, saya rasa tidak ada salahnya jika hasil saya melirik diskusi tersebut saya sampaikan di sini, berupa poin-poin kunci dalam perubahan tersebut.  Boleh ya?

Beberapa di antaranya adalah:

(1) Perubahan ISO 22000

Note: Karena ISO 22000 adalah bagian dari FSSC, maka adanya perubahan ISO 22000 dari versi 2005 ke versi 2018 secara otomatis juga merubah FSSC.  Termasuk di dalamnya adalah High Level Structure, Contects of Organisation, Risk Mangement, PDCA Cycle, Control Measure, dan lain-lain yang kemungkinan sudah Anda pahami detilnya saat upgrade ISO 22000 tahun lalu.

(2) Perubahan cakupan dalam Management of Service

(3) Penambahan dalam aturan Labelling

(4) Penambahan kategori dalam Allergen Management

(5) Penambahan hal yang harus dipantau dalam Environmental Monitoring

(6) Perluasan target pengguna dalam persyaratan Formulasi

(7) Adanya satu Additional Requirement baru yang tidak ada di versi 4.1

Dan beberapa hal lain, termasuk bagaimana dan kapan transisi dari versi 4.1 ke versi 5 ini harus dilakukan oleh industri pangan yang sudah menerapkan FSSC.

Kira-kira demikian gambaran ringkasnya.  Mohon maaf kalau Anda terpaksa masih harus sedikit bersabar menunggu detilnya disusun oleh teman-teman tim konsultan FSQ, sehingga baru bisa disajikan pada saat Anda hadir di 3 Juli 2019 nanti.

Semoga info ini, dan pembaharuan standar ini, bermanfaat bagi perkembangan keamanan pangan di negeri tercinta kita sehingga lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang bisa menikmati makanan yang aman tanpa takut keracunan.

 

Jakarta, 18 Juni 2019

-D.R. Tirtasujana-

FSQ - Premysis Consulting

arrow