7 Cara Tetap Aman Bekerja Di Industri Bahan Kimia

Post Image
  • 2 minggu lalu

Bekerja dekat bahan kimia memang bukanlah hal yang umum. Meskipun saat ini sudah banyak lapangan pekerjaan di industri kimia, namun rupanya tetap saja dibutuhkan keterampilan dan pengetahuan khusus mengingat bahan-bahan kimia merupakan bahan yang berbahaya.

Karena bahanya, bekerja di industri kimia memiliki beberapa ancaman antara lain seperti ledakan, keracunan melalui udara, hingga iritasi saat tidak sengaja terkena bahan kimia. Maka dari itu sangat disarankan bagi perusahaan yang bergerak di industri kimia untuk memiliki Ahli K3 Kimia.

Namun, meskipun memerlukan penanganan khusus, kenyataannya masih ada beberapa hal umum yang dapat dilakukan untuk tetap aman bekerja di industri kimia. Apa sajakah hal-hal tersebut? Dilansir dari ohsonline.com, berikut 7 cara tetap aman saat bekerja di industri kimia.

Membuat SOP yang Umum

Setiap bahan kimia memiliki potensi bahaya yang berbeda, maka dari itu diperlukan penanganan yang berbeda pula. Sudah sepatutnya laboratorium atau perusahaan yang memiliki bahan kimia membuat protokol terpisah mengenai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Protokol atau SOP ini mencakup tentang pengetahuan dasar K3 di lingkup kimia, protective equipment, dan pelabelan bahan-bahan kimia yang termasuk simbol serta penjelasan potensi bahaya.

Sirkulasi Udara

Seperti yang telah disebut sebelumnya, bahaya lain dari bahan kimia salah satunya dapat tercemar dari udara. Pekerja di industri kimia sangat berpotensi terkena dampak keracunan bahan kimia yang menguap dan bercampur dengan udara. Belum lagi jenis bahan kimia yang mudah meledak karena tekanan atau suhu udara tertentu.

Maka dari itu sangat penting untuk membangun sirkulasi udara yang sehat dan baik sesuai struktur bangunan dan mengutamakan kesehatan pekerja.

Kebersihan Lingkungan Kerja

Jika di lingkungan kerja biasa saja lantai basah menjadi salah satu potensi bahaya, apalagi jika terjadi di lingkungan kerja yang dekat dengan bahan kimia. Bayangkan pekerja bisa saja terjatuh dan terluka akibat lantai yang licin. Lebih dari itu, pekerja bisa saja menabrak meja atau lemari yang berisikan bahan kimia yang dapat memicu reaksi baik iritasi atau bahkan yang terparah seperti ledakan atau kebakaran.

Maka dari itu cara agar tetap aman dalam bekerja salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan kerja, dan menjaga permukaan lantai atau meja tetap kering.

Keamanan Ruang Penyimpanan

Semakin banyak orang, akan semakin sulit pula mengatur ketertiban. Rasanya ungkapan tersebut sudah sangat umum untuk didengar.

Sama seperti menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di industri kimia, akan lebih baik jika perusahaan memberikan kepercayaan hanya kepada satu orang atau satu tim untuk mengurus ruang atau lemari penyimpanan.

Tujuannya adalah agar menghindari bahaya atau kecelakaan akibat human error seperti tidak taatnya menaruh barang berbahan kimia, keteledoran pekerja, hingga lalainya menjaga kualitas bahan (expired).

Menjamin Ketersediaan Alat

Yang tidak kalah penting ialah menjamin ketersediaan alat sesuai kebutuhan. Kacamata bening, sarung tangan, jaket tebal, kotak P3K, hingga alat pemadam kebakaran sebisa mungkin harus tersedia dan dapat digunakan.

Menggunakan Alat yang Tepat

Adanya perbedaan ukuran untuk gelas ukur, perbedaan material bahan, hingga beragam jenis peralatan nyatanya bukan tanpa sebab dibuat.

Sangat penting untuk menggunakan alat yang tepat sesuai dengan bahan kimia yang digunakan. Sebab setiap bahan kimia memiliki material yang berbeda sehingga butuh alat yang berbeda pula.

Melakukan Pelatihan

Jika Anda telah memenuhi segala unsur itu semua, lantas apakah Anda sudah memenuhi standar K3? Jawabannya belum.

Tidak hanya peralatan atau equipment, lengkapi perusahaan Anda dengan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Ikuti seminar K3 dan edukasi lainnya seputar bahan kimia sebagai dasar pengetahuan bagi para pekerja.

Anda dapat mendaftarkan diri Anda dan juga pekerja lainnya untuk mengikuti training Ahli K3 Kimia bersama GoSafe Academy dengan mengklik di sini.

arrow