Ya, kebakaran adalah bahaya kecelakaan kerja yang sangat sulit ditangani individu tanpa keterampilan khusus. Di samping api yang cepat menyebar, risiko terbakar atau malah memperparah keadaan juga jadi risiko tambahan mengapa kebakaran termasuk dalam kecelakaan kerja yang berbahaya.
Oleh karena itu, diperlukan adanya Fire Safety Management atau Manajemen Pencegahan Kebakaran. Peraturan atau rencana ini haruslah mencakup bagaimana cara mengimplementasi, mengendalikan, mengawasi, dan melakukan review terhadap keamanan standar untuk bahaya kebakaran.
Dilansir dari Country Durham and Darlington Fire and Rescue Service, untuk membuat peraturan standar keamanan kebakaran diperlukan 4 elemen penting, yaitu:

Diperlukan adanya pihak yang bertanggung jawab untuk mengawasi adanya bahaya kebakaran. Hal ini mencakup bagaimana pihak tersebut memastikan bahan-bahan yang dapat memicu kebakaran tetap aman. Lalu carilah sistem pengamanan yang cocok dengan perusahaan dan atau organisasi, kemudian coba untuk diimplementasikan.

Pada tahapan ini buatlah struktur yang lebih detail dan mencakup beberapa hal berikut:

Identifikasi bagaimana seluruh elemen pekerja sadar akan tanggung jawab dan peranannya dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Identifikasi dapat dilakukan dengan membuat indikator sebagai beikut:

Prosedur terakhir untuk membuat Fire Safety Management atau Manajemen Pencegahan Kebaran ialah tahapan monitoring. Pada tahapan ini kita perlu mengidentifikasi sejauh mana pekerja dapat menjalankan peranannya untuk mencegah adanya kebarakan dengan baik sesuai standar peraturan yang telah dibuat dan diimplementasikan bersama.
Untuk bisa melaksanakan tahapan ini dapat dibuat dengan 3 hal:
Untuk informasi lainnya yang lebih detail, terstruktur, dan terukur, Anda dapat mengikuti traning Ahli K3 Kebakaran (A) bersama GoSafe Academy dengan klik di sini.