Kalibrasi adalah proses pengecekan atau pengukuran alat-alat dengan membandingkannya dengan alat yang telah dikalibrasi sebagai tolak ukur.
Kenapa harus dikalibrasi? Lingkungan produksi adalah area dengan risiko tinggi. Kesalahan pengukuran pada area tertentu dapat menyebabkan akibat yang cukup fatal terutama pada industri minyak dan gas, petrokimia, industri kimia, dan juga sektor pangan.
Misalnya saja pada sektor kimia atau farmasi. Perbedaan komposisi gram bisa berdampak pada kualitas obat yang menyebabkan dosis tidak sesuai. Atau pada pencampuran bahan tertentu, perbedaan ukuran sekecil apapun dapat memberi dampak yang besar.
Oleh karena itu kalibrasi atau pengakuratan alat ukur diperlukan. Untuk lebih jelasnya, berikut 7 manfaat kalibrasi yang perlu Anda ketahui.
Semua alat ukur perlu dikalibrasi secara berkala. Berapa lamanya tergantung dari seberapa sering alat tersebut digunakan. Selain itu seberapa sering paparan atau tekanan udara tertentu juga dapat memengaruhi kualitas dari alat.
Kalibrasi sebenarnya dapat dilakukan sendiri, namun Anda tetap harus memiliki satu alat yang terverifikasi ukurannya sebagai tolak ukur atau master. Untuk mendapatkan verifikasi tersebut tentu saja Anda harus melakukan uji kelayakan yang sesuai standar dan sudah terbukti kualitasnya.
Selain itu pengetahuan untuk melakukan kalibrasi juga menjadi indikator penting yang hanya bisa didapat dengan mengikuti pelatihan dan ujian berstandar kompetensi.
Jika Anda membutuhkan uji kalibrasi, Anda dapat mengikuti public training 'Kalibrasi dan Ketidakpastian' yang kami selenggarakan bersama Premysis Consulting.