Artikel

5 Tugas Supervisor dan Lingkup Pekerjaannya
5 Tugas Supervisor dan Lingkup Pekerjaannya

Sebagai seorang supervisor, apa saja tugas dan lingkup pekerjaan Anda?

Mari kita cek bersama-sama.

Sebelumnya, kami telah menulis artikel tentang pengertian Supervisor dan tanggung jawabnya, jika berkenan Anda bisa membaca artikelnya dengan klik judul di bawah ini.

(Baca juga: Apa itu Supervisor? Berikut Peran dan Tanggung Jawab Supervisor)

Jika sudah, mari kita lanjutkan pembahasan kita mengenai apa saja yang menjadi lingkup pekerjaan dari seorang supervisor.

Sebagai seorang pemimpin dalam tim, sudah sepatutnya seorang supervisor menjadi jembatan antara atasann atau pihak menajemen dengan bawahan atau anggota tim.

Dari sini saja sudah tergambar secara umum bahwa tugas supervisor dan lingkupan kerjanya harus dapat mewakili dari kedua pihak berkepentigan tersebut sehingga dapat saling menguntungkan dan saling mendukung demi terwujudnya cita-cita atau harapan dari perusahaan.

Nah, apa saja yang menjadi tugas supervisor dan lingkup pekerjaannya? Berdasarkan hasil diskusi kami bersama tim konsultan LSQ Academy, ini dia rangkumannya.

Mampu Memberikan Perintah Kepada Anggota Tim

Siapa yang suka diperintah? Tentunya tidak ada. Namun sebagai seorang Supervisor, hal ini masuk ke dalam tugas dan lingkup kerja Anda.

Maka dari itu untuk mengakalinya, seorang Supervisor diharuskan untuk memiliki komunikasi yang baik. Bagaimana caranya memberikan perintah kepada seluruh anggota tim tanpa ada yang tersinggung dan justru termotivasi.

Tugas Supervisor untuk Menetapkan Sasaran Produksi

Selanjutnya adalah soal sasaran produksi. Apapun industri tempat Anda bekerja, sebagai seorang supervisor sudah pasti Anda diminta untuk menjalankan tugas Anda dalam menetapkan sasaran produksi.

Jika industri Anda merupakan bidang jasa, maka sasaran produksi biasaya berupa target dalam pelayanan.

Mengerti Cara Pengoperasian Alat

Dalam bekerja, tentu kita membutuhkan alat. Alat-alat tersebut ada baiknya dipahami fungsi kerjanya oleh seorang supervisor.

Tidak hanya alat produksi, namun Anda yang bekerja sebagai supervisor di bidang manajemen atau pun jasa juga pasti memiliki tools penunjang yang juga harus dikuasai oleh supervisor.

Mengapa supervisor perlu memahami cara penggunaaan alat? Karena supervisor adalah pemimpin dari anggotanya di mana sebagai pemimpin ia akan diandalkan oleh seluruh anggota tim. Dengan kemampuan ini, supervisor bukan hanya bisa membantu anggota timnya namun juga mengawasi pekerjaan dari mereka.

Tugas Supervisor Keempat Adalah Mampu Membuat Laporan

Sekali lagi, karena menjadi perpanjangan antara atasan atau pihak manajemen bahkan CEO sekalipun, seorang supervisor dituntut untuk mampu membuat laporan. Kenapa?

Karena dengan adanya laporan, seorang supervisor dapat menyampaikan apa saja yang dikerjakan oleh anggota timnya dan mengukur sejauh mana pekerjaan-pekerjaan tersebut memberikan dampak bagi perusahaan.

Berkat laporan yang dibuat oleh supervisor ini pula, atasan atau pihak manajemen dapat merasa tenang dan menciptakan hubungan kerja yang saling percaya serta membutuhkan.

Kemampuan Berkomunikasi Dengan Atasan

Setelah berhasil memenuhi keempat lingkup kerja dan tugas sebagai supervisor, maka yang terakhir adalah kemampuan berkomunikasi dengan atasan.

Kemampuan ini menjadi penting karena meskipun Anda mampu membuat laporan yang benar dan tepat sasaran, namun jika komunikasi Anda dengan atasan tidak berjalan baik maka kemungkinan adanya salah paham menjadi tinggi.

Itulah 5 tugas supervisor dan lingkup pekerjaannya. Apakah Anda merasa sudah mumpuni dalam melakukan itu semua? Mari diskusikan dengan Tim Konsultan LSQ Academy melalui Public Training, Virtual Training, maupun In-House Training.

Anda sulit dalam mengatur waktu untuk mengikuti Training? Mudah saja, Anda bisa mengakses E-Training Supervisory Manajemen dengan klik di sini. Selalu ada jalan untuk Anda.