Apakah artinya Indonesia mulai bersih dari korupsi? Tidak, poin yang didapatkan Indonesia dari survei yang dilakukan Transparency International justru turun 3 poin dari sebelumnya 40 di tahun 2019 dan kini hanya 37 di tahun 2021.
Perhitungan poin ini menggunakan indikator 0 yang berarti sangat korup dan 100 untuk yang terbersih. Jadi Anda sudah bisa membayangkan bukan di mana letak posisi negara kita?
Maka dari itu, situasi ini perlu diubah dan tentu kita mampu mengubahnya!
Setelah sebelumnya BUMN mewajibkan seluruh instansinya untuk lebih gigih dalam menurunkan risiko korupsi dan juga penyuapan di dalamnya, kini lembaga keuangan dan swasta juga digerakkan agar menciptakan budaya kerja yang bersih dari suap.
Dilansir dari laman resmi OJK, lembaga Otoritas Jasa Keuangan mendorong segenap jasa industri keuangan agar juga bersama-sama berkomitmen memberikan garansi bebas suap melalui sebuah sistem yang harusnya sudah tidak lagi asing bagi Anda.
Apakah sistem itu?
SNI ISO 37001:2016 Sistem Anti Penyuapan.
Mengapa sistem ini begitu populer?
Karena SNI ISO 37001:2016 mampu membantu organisasi/perusahaan untuk mengendalikan praktik penyuapan melalui pencegahan, pendeteksian, pelaporan, dan penanganan tindakan penyuapan.
Lalu apa isi standar tersebut?
Jangan khawatir.. Pertanyaan Anda akan terjawab sebentar lagi..
Sebagai dukungan mewujudkan Indonesia bebas dari suap, Premysis Consulting akan menyelenggarakan Webinar SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan bersama Sianux.com.
Karena Anda bisa akan mendapatkan kesempatan eksklusif berdiskusi langsung dengan ahlinya dan mendapatkan benefit sebagai berikut:
Semua orang yang peduli dan bertekad untuk memberantas praktik suap di Indonesia dapat mengikuti webinar ini. Namun rasanya Anda wajib untuk mengikuti webinar ini jika Anda berprofesi sebagai Tim Satuan Pengawas Internal, Organisasi dan Tata Laksana, atau GCG, dari:
Institusi pemerintahan.